Jika anda penghobi ikan hias, cobalah membudidayakan ikan cupang (Betta sp)sebagai alternatif penghasilan tambahan atau penghasilan sampingan, Karena modal yang dibutuhkan dalam pembudidaya ikan cupang tidak terlalu mahal. Tentunya Anda harus mempelajari terlebih dahulu bagaimana cara mengawinkan ikan cupang hingga bertelur dan menetaskannya. Namun sebelum itu anda harus telaten dan tekun dalam memelihara ikan ini karena kendala yang sering dihadapi adalah masalah air, makanan, media, suhu dan penyakit. Masalah Air anda harus menjaga kebersihanya dengan menganti air 3-4 hari sekali atau buang setengah air aquarium kemudian ganti dengan yang baru, karna ini penting untuk kesehatan dan mental ikan cupang. Berika ikan cupang makan yang teratur, 2 kali sehari (Pagi & Sore) berikan jentik nyamuk dan kutu air, agar air tidak cepat kotor lebih bagus juga diberi Cacing benang.
CARA MEMBEDAKAN CUPANG JANTAN DAN BETINA
Cupang Jantan
- Warna ikan cupang jantan sangat terang dan cerah
- Tubuhnya lebih besar, kecuali ikan ini masih anakan.
- Ekor dan siripnya lebih panjang
- Gerakannya sangat agresif, baik terhadap cupang jantan maupun cupang betina.
- Warna ikan cupang jantan sangat terang dan cerah
- Tubuhnya lebih besar, kecuali ikan ini masih anakan.
- Ekor dan siripnya lebih panjang
- Gerakannya sangat agresif, baik terhadap cupang jantan maupun cupang betina.
Cupang betina
- Cupang betina memiliki warna pudar atau tidak menarik
- Tubuhnya relatif lebih kecil dengan perut agak buncit
- Ekor dan siripnya pendek, meskipun ikan itu sudah dewasa
- Gerakannya relatif lebih lamban
PROSES PEMIJAHAN (PERKAWINAN)
- Untuk induk cari yang berumur 4 bulan atau lebih, atau badannya udah besar
- Pilih calon induk yang sehat, karena kalau tidak sehat hasil kurang efektif.
- Jantan harus agresif jika ketemu lawan, gerakannya lincah, hanya memiliki satu warna untuk hasil yang maksimal.
- Betina ciri utamanya adalah perutnya buncit, itu tanda si betina siap untuk bertelur.
- Wadah yang bisa anda gunakan adalah akuarium kecil yang berukuran 25 x 20 x 15(panjang x tinggi x lebar).
- Isi wadah dengan air setinggi 10 atau 15 cm, agar nantinya setelah telur menetas ikan tidak sulit bernapas.
- Sekarang saatnya melakukan pemijahan(Perkawinan).Lankah pertama masukan jantan kedalam wadah yang sudah berisi air, Langkah kedua masukan betina kedalam wadah lain, bisa menggunakan wadah yang lebih kecil dari wadah pemijahan tapi harus transparan, letakan bersebelahan dengan ikan jantan. , agar si betina ga babak belur dihajar sama si jantan saat di satukan atau kawinkan, Langkah ketiga masukan si betina kedalam wadah pemijahan 1 - 12 jam, tergantung keagresifan si jantan terhadap sibetina. dan setelah itu cupang jantan akan membuat gelembung sebagai tempat untuk meletakan telurnya.
Contoh gambar gelembung
- Saat ikan cupang kawin, mereka akan membengkokan diri satu sama lain. Setelah itu sibetina akan mengeluarkan telur dan mengapung seperti mati, si jantan kemudian memungut telur dan memasukannya ke gelembung yang sudah dia buatnya tadi
Contoh gambar ikan cupang kawin
- Setelah semua telur terkumpul, biasanya si jantan akan mengusir si betina dari kumpulan telur. Disini, anda harus memisahkan betina dari wadah pemijahan karena pada saat ini sampai telur menetas tugas ikan cupang jantan lah yang menjaga telur-telur tersebut. Setelah itu tunggu selama kurang lebih 2 hari hingga telur tersebut menetas.
- Cupang betina memiliki warna pudar atau tidak menarik
- Tubuhnya relatif lebih kecil dengan perut agak buncit
- Ekor dan siripnya pendek, meskipun ikan itu sudah dewasa
- Gerakannya relatif lebih lamban
PROSES PEMIJAHAN (PERKAWINAN)
- Untuk induk cari yang berumur 4 bulan atau lebih, atau badannya udah besar
- Pilih calon induk yang sehat, karena kalau tidak sehat hasil kurang efektif.
- Jantan harus agresif jika ketemu lawan, gerakannya lincah, hanya memiliki satu warna untuk hasil yang maksimal.
- Betina ciri utamanya adalah perutnya buncit, itu tanda si betina siap untuk bertelur.
- Wadah yang bisa anda gunakan adalah akuarium kecil yang berukuran 25 x 20 x 15(panjang x tinggi x lebar).
- Isi wadah dengan air setinggi 10 atau 15 cm, agar nantinya setelah telur menetas ikan tidak sulit bernapas.
- Sekarang saatnya melakukan pemijahan(Perkawinan).Lankah pertama masukan jantan kedalam wadah yang sudah berisi air, Langkah kedua masukan betina kedalam wadah lain, bisa menggunakan wadah yang lebih kecil dari wadah pemijahan tapi harus transparan, letakan bersebelahan dengan ikan jantan. , agar si betina ga babak belur dihajar sama si jantan saat di satukan atau kawinkan, Langkah ketiga masukan si betina kedalam wadah pemijahan 1 - 12 jam, tergantung keagresifan si jantan terhadap sibetina. dan setelah itu cupang jantan akan membuat gelembung sebagai tempat untuk meletakan telurnya.
Contoh gambar gelembung
- Saat ikan cupang kawin, mereka akan membengkokan diri satu sama lain. Setelah itu sibetina akan mengeluarkan telur dan mengapung seperti mati, si jantan kemudian memungut telur dan memasukannya ke gelembung yang sudah dia buatnya tadi
Contoh gambar ikan cupang kawin
- Setelah semua telur terkumpul, biasanya si jantan akan mengusir si betina dari kumpulan telur. Disini, anda harus memisahkan betina dari wadah pemijahan karena pada saat ini sampai telur menetas tugas ikan cupang jantan lah yang menjaga telur-telur tersebut. Setelah itu tunggu selama kurang lebih 2 hari hingga telur tersebut menetas.




mo tanya ni sob.. ikan cupang ku pada banyak yg mati tanpa sebab knapa ya???
BalasHapusbos mau tanyya nih...
BalasHapuskalo ikan betinanya belum sampai umur 4 bulan apakah bisa bertelur...???
kalau g di kasi encenggondok bisa ga terjadi perkawinan
BalasHapus